Cirebon, 1 November 2025 — Masjid GENZI kembali menggelar program unggulan bertajuk Sunday Booster 2.0, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membangkitkan semangat pemuda dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat spiritualitas, pembelajaran, dan aksi sosial. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu sore ini berhasil menyatukan 100 peserta, terdiri dari 70 peserta umum dari berbagai latar belakang serta 30 santri dari Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Sumber.
Dimulai dengan shalat Ashar berjamaah, suasana hangat dan penuh semangat langsung terasa di lingkungan Masjid GENZI. Para peserta tidak hanya datang untuk mendengarkan, tetapi juga untuk terlibat aktif dalam diskusi, refleksi, dan perencanaan aksi nyata. Sunday Booster bukan sekadar forum, melainkan ruang tumbuh yang mengajak pemuda untuk menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang berdampak.

Mengubah Paradigma: Dari Peserta Menjadi Pengelola
Dalam sambutannya, Firman Rachmananda, Ketua Divisi Masjid Yayasan Nur Bayti Ismail, menyampaikan pesan yang menggugah:
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat kita membangun peradaban. Kami mengajak para pemuda untuk tidak hanya hadir sebagai peserta, tapi juga menjadi pengelola, penggerak, dan pemimpin kegiatan masjid.”
Ajakan ini menjadi titik balik bagi banyak peserta yang sebelumnya hanya melihat masjid sebagai tempat ritual, kini mulai memandangnya sebagai ruang kolaborasi, kreativitas, dan pemberdayaan.
Apresiasi dari Ketua Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia Kab. Cirebon
Kehadiran Ust. M. Harist, Ketua PRIMA DMI Kabupaten Cirebon, turut menambah semangat para peserta. Dalam sesi apresiasinya, beliau menyampaikan harapan besar agar kegiatan seperti Sunday Booster bisa menjadi agenda rutin setiap pekan.
“Kegiatan ini luar biasa. Saya berharap Sunday Booster bisa terus dilaksanakan agar pemuda-pemudi Cirebon kembali meramaikan masjid, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara ide dan kontribusi,” ujar Ust. Harist.
Materi yang Menginspirasi: Masjid sebagai Pusat Pembinaan dan Keilmuan
Sesi utama diisi oleh Kang Asbi, seorang aktivis muda yang dikenal sebagai “provokator kebaikan” dan Ketua Divisi Ekonomi Yayasan Nur Bayti Ismail. Dalam pemaparannya, Kang Asbi menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan karakter, pengembangan ilmu, dan kegiatan positif.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin peradaban esok. Masjid harus menjadi tempat mereka belajar, tumbuh, dan berkontribusi. Kita tidak bisa menunggu perubahan datang dari luar, kita harus mulai dari sini, dari masjid,” tegas Kang Asbi.
Materi disampaikan dengan gaya yang ringan namun penuh makna, membuat peserta merasa dekat dan terlibat secara emosional. Diskusi interaktif, sesi refleksi, dan rencana tindak lanjut menjadi bagian integral dari kegiatan ini.
Masjid GENZI: Rumah Spiritualitas Generasi Z
Sebagai masjid yang dikelola oleh Yayasan Nur Bayti Ismail, Masjid GENZI hadir dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Dengan fasilitas seperti coworking space, ruang konseling, studio mini, dan kongkow space, masjid ini menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, berkarya, dan healing.
Sunday Booster adalah salah satu dari banyak program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spiritual dan sosial anak muda masa kini. Di Masjid GENZI, ibadah dan aksi sosial berjalan beriringan, membentuk ekosistem kebaikan yang inklusif dan berdampak.

Mari Jadi Bagian dari Gerakan Kebaikan
Sunday Booster bukan hanya acara, tapi gerakan. Gerakan untuk membangkitkan semangat, membangun komunitas, dan menghidupkan kembali masjid sebagai pusat peradaban. Jika Anda merasa terpanggil untuk berkontribusi, belajar, atau sekadar mencari ruang yang nyaman untuk bertumbuh, Masjid GENZI membuka pintu untuk Anda.
Kunjungi untuk informasi program, jadwal kegiatan, dan cara bergabung. Atau langsung chat admin untuk kolaborasi dan donasi program. Karena setiap langkah kecil Anda bisa menjadi bagian dari perubahan besar.